Peran Penting Tukang Masak dan Kebaikan yang Kita Peroleh di Tempat Pesta

Sumber Foto: Kompasiana.com

367 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini


Pada umumnya bulan Juni-Juli adalah bulan bagi orang Flores-Lembata untuk merayakan syukuran atau hajatan yang lebih keren lagi sebutannya bagi orang Flores-Lembata adalah pesta. Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefenisikan pesta adalah perjamuan makan minum, bersuka ria dan sebagainya. Kalian akan menyaksikan kesibukan-kesibukan mulai dari hal yang paling sederhana yakni menyiapkan tempat khusus untuk memasak. Bagi tukang masak, yang sebagiannya adalah emak-emak yang sekadar duduk bercerita lepas sambil tertawa menyaksikan api bekerja dan kuah daging yang hampir matang beserta aromanya yang khas, sambil sesekali di antaranya bercanda saling mengejek, kegembiraaan yang tak kalian dapat di tempat lain. Yah, emak-emak memang selalu dengan caranya paling rahasia untuk sekadar menghilangkan stres. Kita kembali kepada persiapan tuan pesta, mereka menyiapkan minuman keras terbaik, sampai kepada emak-emak yang menyiapkan gaun baru dan pergi ke salon sekadar mewarnai kuku dan meluruskan rambut. Emang ribet ya jadi emak-emak jaman sekarang. Oops… sorry ya, Emak-emak.

Sudahlah, kalian jangan menganggap enteng peranan emak-emak tukang masak, selain MC yang punya penampilan menarik, ganteng/cantik, harus lihai merangkai kata memandu acara pesta, mereka punya keahlian khusus, kata orang. Kata orang sih. Lalu Om Opereter yang walaupun tidak  harus macho tetapi punya seleksi lagu-lagu terbaru mulai dari lagu dolo-dolo, lagu gawi, lagu dera, lagu ja’i, lagu dj, dans dan lain-lainnya, dan tukang terima tamu di depan pintu masuk, dan masih banyak lagi yang tidak saya sampaikan saat ini, saya bukan pengamat pesta, saya hanya tetangga tuan pesta.

Okey, kita kembali pada pembahasan tentang tukang masak, jadi tanpa mereka, si emak-emak tukang masak itu pesta tidak akan sempurna. Bayangkan saja jika bumbu racikan tukang masak kurang pas atau kelebihan garam, bayangkan saja. Tamu undangan akan menjadi geram, apalagi bagi emak-emak pegawai kantoran, shopia yang memabukkan, yang katanya kadar alkoholnya 40%, shopianya orang kami loh, minuman keras itu akan menjadi hambar di mulut bapak-bapak, dan mungkin setelah esok harinya akan menjadi bahan cerita di kantor, di kampus, di luar/dalam angkutan umum, di sawah. Jika hal itu terjadi maka akan merusak nama baik tuan pesta, apalagi jika si tuan pesta adalah seorang mosalaki atau kepala suku. Jadi sekali lagi jangan meremehkan tugas emak-emak tukang masak yang ada di belakang itu, walaupun ada di belakang. Emak-emak tukang masak, upah kalian besar di surga. Amin.

Pesta; tetangga, peranan penting tukang masak, dan anak rantau/kuliahan mempunyai hubungan (kekeluargaan dalam bentuk lain), punya keterkaitan. Saya juga yang sedang merantau sekarang. Ada beberapa keuntungan remeh temeh yang akan saya sampaikan di sini. Nah, kita mulai.

Menghemat Biaya Makan Sehari

Jika bergabung bersama tukang masak di tempat pesta milik tetangga, kamu orang, anak kos, pasti akan menghemat biaya makan sehari. Percayalah, setelah masak kalian, kita akan dapat jatah makan siang dan malam, dengan catatan sampai malam kalau kalian tanam kaki sampai malam. Segala kecapaian pasti dibayar dengan hal sederhana yakni jatah makan. Bukankah itu yang You bilang “gantong periuk”?

Kalian akan Belajar Resep Memasak yang Baik

Bagi kalian, perempuan-perempuaan manis calon sarjana dan calon isteri-isteri pemuda baik-baik pilihan hati, pemuda titipan Tuhan yang nantinya akan membangun bahtera rumah tangga dan memberikan cinta, perhatian, sajian kopi pagi dan sore, teman diskusi, teman berdebat. Jangan lupa menyiapkan hidangan makanan masakanmu sendiri, sebab jika tidak lelakimu akan mencari makan di luar rumah, bosan padamu. Dan pada akhirnya; wahai, perempuan-perempuan, kalian tahu sendiri apa yang saya maksudkan ini. Lelakimu akan nyaman dengan perempuan lain dan terjadilah perselisihan lalu keluarga kalian berantakan. Selain itu kalian juga akan terhindar dari omelan mertua. Paham, Kak? Oleh karena itu, bergabung bersama emak-emak tukang masak sangatlah penting, kalian akan belajar resep masak baik memasak daging, sayur-sayuran sampai kepada membuat lawar yang tidak kelebihan lombok dan garam agar tidak terlampau pedis dan tidak asin di lidah.

Tidak Dikucilkan dan Dikenang

Sebagai orang baik, kalian harus bergabung bersama tetangga agar tidak dikucilkan atau menjadi objek gosip dari masyarakat sekitar khususnya tetangga kalian. Kalian harus hidup rukun dan berbuat baik dengan tetangga. Lalu hal sederhana yang kalian lakukan itu akan dikenang oleh tetangga, mungkin nama kalian akan disebut walaupun sudah selesai kuliah dan kalian kembali nganggur atau bekerja di kampung halaman.

Menerapkan Sikap Sosial

Dan yang paling penting dari ke-tiga hal di atas adalah sikap sosial, menyadari bahwa kita adalah makhluk sosial, di mana hidup harus saling membutuhkan, saling melengkapi. Satu hari sebelum pesta terjadi kalian akan mendapati tetangga-tetangga rumah berdatangan tidak hanya untuk menjadi tukang masak, tetapi lebih dari itu, ada junjungan di atas kepala mereka masing-masing yang kalian tahu isinya apa,  mereka membawa dari apa yang mereka punya untuk saling melengkapi. Kami di Flores hidup dengan kebiasaan sosial saling berdampingan yang terus dirawat, terutama sikap sosial. Nah, bagaimana dengan kalian?

Okey, saya rasa cukup, yang terakhir kapan kita berdua bergandengan mengikuti pesta? Eh!

Salam dari Ende, Malam yang dingin setelah pulang dari tempat pesta.

Penulis: Milla Lolong|Meka Tabeite|

1 thought on “Peran Penting Tukang Masak dan Kebaikan yang Kita Peroleh di Tempat Pesta

  1. Increase Likes, Autolike, Status Liker, auto like, auto liker, Autolike International, Photo Auto Liker, autolike, Working Auto Liker, Autoliker, Status Auto Liker, Photo Liker, ZFN Liker, autoliker, Auto Like, Auto Liker, Autoliker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *