Jasa Baik Konjak Oto Kol yang Perlu Dikenang

Sumber Gambar : Google

628 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


Hari ini kita boleh duduk nyaman di dalam mobil APV,  AVANZA, XENIA atau INNOVA yang biasa disebut travel itu. Menggunakan travel jauh lebih nyaman dari oto kol dan kalau boleh jujur, gengsinya juga beda.

Menggunakan travel bangkunya empuk, kalau panas tinggal nyalakan AC, Jika tiba-tiba bertemu mantan bangsat atau turun hujan, tinggal pencet power window, kacanya akan naik-turun dengan sempurna.

Kenyamanan ini yang membuat kita melupakan oto kol. Padahal kalau diingat kembali, oto kol sebagai moda transportasi utama masa lalu itu punya banyak jasa, salah satunya saat melamar Ibu, keluarga besar Ayah saat itu pasti mengendarai oto kol. 


Di Manggarai oto kol sudah jarang digunakan untuk mengangkut penumpang. Selain karena kemunculan travel dengan segala kenyamanannya, juga masyarakat rata-rata sudah memiliki sepeda motor pribadi.

Tetapi oto kol belum punah. Oto kol banyak digunakan untuk mengangkut material proyek, mengangkut barang komoditas dan tentunya oto kol masih eksis untuk urusan podo wina weru (Mengantar mempelai perempuan ke kampung mempelai laki-laki). Oto kol merupakan pilihan terbaik perihal podo wina weru. Kapasitasnya bisa menampung puluhan orang. Kalau di dalam bak sudah penuh, ada alternatif lain yaitu, bergantung di luar bak sambil menguji adrenalin. Saat om sopir rem mendadak, atau saat melewati jalan yang diapiti tebing, risiko ditanggung sendiri, bukan ditanggung asuransi.


Sebagai orang Manggarai tulen, pastinya kita pernah mengendarai oto kol. Entah sekadar mengikuti om sopir mengangkat pasir di Bondo dan Wae Reno atau ikut bersama keluarga besar podo wina weru. Di saat itulah kita akan bertemu konjak. Konjak itu singkatan dari kondektur Jakarta, entah bagaimana sejarahnya, kondektur di Manggarai juga disebut konjak.
Pekerjaan konjak adalah membantu sopir. Sebelum menjadi sopir, tantangannya adalah menjadi konjak terlebih dahulu. Menjadi konjak oto kol itu berat. Bahkan melebihi beratnya rindu Dilan pada Milea. Sudah pekerjaanya berat, tidak digaji pula. Karena pekerjaan menjadi konjak itu berat, ada baiknya kita mengingat jasa baik mereka.


Berikut jasa baik konjak.  

Membentang Terpal

Saat hujan tiba, bila menggunakan travel, kita tinggal pencet power window. Setelah itu kita bisa duduk santai sambil menjuntai kaki dan menyaksikan rintik hujan yang mengecup kaca. Hal ini tidak berlaku bagi oto kol yang serba manual. Dan yang bertanggung jawab agar penumpang tidak basah kuyup adalah konjak. Di bawah rintik hujan,dengan penuh semangat konjak membentangkan terpal yang diikat pada tiang bak oto. Sopir hanya meliriknya lewat spion. Bila tugas konjak selesai, sopir tancap gas. Sebagai penumpang kita tinggal duduk santai di dalam bak sambil mendengarkan lagu Makarius Arus.

Memanggul Karung Dedak

Saat oto kol terjebak di jalan berlumpur, tidak ada orang lain selain konjak yang memanggul dedak. Bila persediaan dedak kurang, konjaklah yang mecari pengilingan padi terdekat. Tidak peduli hujan lebat dan seberapa jauh karung dedak itu mesti dipanggul, konjak tetaplah konjak yang tugasnya adalah membantu sopir agar bisa keluar dari jebakan jalan berlumpur tadi.

Mencari ganjal

Oto kol adalah jenis mobil yang dibuat khusus untuk medan berat termasuk Manggarai dengan jalan yang banyak tanjakannya. Saat penumpang atau muatan melebihi kapasitas, tugas konjak adalah mengikuti oto kol dari belakang, sambil mencari batu atau benda sejenis untuk mengganjal roda oto kol jika sewaktu-waktu oto kol tersebut tidak kuat dan berhenti di tengah tanjakan.


Mengangkat Muatan

Tugas paling berat seorang konjak adalah mengangkat muatan. Saat ada yang menggunakan jasa oto kol, sopirnya senang, konjaknya yang menanggung beban. Jika muatanya adalah 30 karung kopi dan 20 karung kemiri, sudah menjadi tanggung jawab konjak mengangkatnya ke dalam bak oto.

Pekerjaan baik konjak ini perlu dikenang atau kita nobatkan konjak sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Bekerja keras tanpa gaji, mimpinya sederhana, kelak bisa menjadi sopir. Jika Anda punya pacar seorang konjak, pertahankan. Mereka pekerja keras!!!

Penulis : Popind Davianus|Tuagolo|

1 thought on “Jasa Baik Konjak Oto Kol yang Perlu Dikenang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *