Jangan Pernah Kuliah di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng

Sumber foto: aksinews.id

 13,018 total views,  5 views today


Popind Davianus|Redaksi

Beberapa tahun silam, Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng beralih status dari yang awalnya sekolah tinggi menjadi sebuah universitas terkemuka di Pulau Flores, bahkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 26 Mei 2019 lalu. Mulai dari hari diresmikannya menjadi universitas, perguruan tinggi di jantung Kota Ruteng ini juga menjadi satu-satunya Universitas Katolik di Pulau Flores, sebuah pulau yang mayoritas penduduknya beragama Katolik.

Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng semakin hari semakin menunjukkan kemajuannya. Sebelum menjadi universitas, lembaga pendidikan ini menyediakan program studi yang terbatas, namun hari ini mereka sudah menunjukkan kemampuannya untuk bersaing dengan universitas lain di Indonesia. Jika sebelumnya masyarakat Manggarai harus ke luar daerah untuk mengambil Program Studi Agronomi atau Pendidikan Profesi Ners, saat ini Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng membuka akses itu menjadi semakin dekat. Kehadiran lembaga pendidikan tinggi di sebuah daerah sudah semestinya mendukung dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat di dalamnya.

Andai saja hari ini saya baru menamatkan diri dari pendidikan Sekolah Menengah Atas, maka saya tidak akan berpikir dua kali untuk mendaftarkan diri di universitas mana saya akan melanjutkan pendidikan. Pilihan saya akan jatuh kepada Univeritas Katolik Santu Paulus Ruteng. Selain menghemat ongkos transportasi dan biaya hidup di luar Manggarai, saya tidak meragukan kualitas pendidikan di lembaga ini.

Dari sekolah di pusat kota hingga ke pelosok Manggarai, guru di sekolah-sekolah tersebut rata-rata diisi oleh tamatan dari Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng. Walau mereka sudah menamatkan diri sebelum peralihan status menjadi universitas, tetapi guru-guru yang menyebar ke setiap sekolah itu adalah mereka yang pernah dididik di lembaga pendidikan yang sama.

Melanjutkan pendidikan setelah menamatkan diri dari Sekolah Menengah Atas bukanlah sebuah kewajiban. Langsung terjun ke dunia kerja atau singgah sebentar di bangku kuliah menjadi pilihan masing-masing setiap manusia. Sebagai seorang kakak yang baik, saya selalu menyarankan adik-adik saya untuk pergi dan singgah sebentar di bangku kuliah. Kuliah tidak sebatas soal mendapatkan ijazah. Lebih dari itu, di bangku kuliah kita mendapatkan ilmu pengetahuan dan ilmu kehidupan. Tidak semua perguruan tinggi mampu memberikan dua hal tadi sekaligus. Puji Tuhan dan alhamdulillahnya, di dekat kita, Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng dari awal dirintis, oleh pendahulu sudah ditanamkan kedua hal tadi kepada mahasiswa, dosen dan seluruh civitas akademika.

Ketika akses pendidikan sudah mudah kita peroleh, sudah semestinya juga kita memilih jalan yang mudah itu. Tidak perlu merantau ke wilayah seberang jika di depan mata ada lembaga pendidikan yang tidak kalah baiknya dengan universitas di tempat lain. Setidaknya di daerah kita harus lahir hubungan simbiosis mutualisme, saat lembaga pendidikan sudah memberikan kualitas yang baik kepada masyarakat, maka sebaliknya masyarakat harus mendukung dengan cara mendaftarkan diri di lembaga pendidikan tersebut.

Tidak ada salahnya jika kita beralasan bahwa di tempat yang jauh di sana ada segudang pengalaman hidup, tetapi pengalaman bisa kita dapatkan kapan saja, pengalaman itu juga bisa saja terjadi saat tenaga lulusan dari Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng dipakai di luar daerah karena prestasi akademik atau karena pencapaian lainnya. Tetapi, ingat! Jangan pernah kuliah di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng jika Anda menganggap lembaga pendidikan ini tidak berkualitas dan dijadikan ajang percobaan menjadi mahasiswa. Ingat itu!

21 thoughts on “Jangan Pernah Kuliah di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng

  1. Hahaha antara klick bait dan menguji kecakapan literasi susah dibedakan, Tabeite selalu datang dengan cara berbeda. Salut!

  2. 1.267 pembaca, semuanya pasti sudah baca tulisan ini, karena kalau ada yg “asal bunyi” itu berarti dia hanya baca judulnyaπŸ˜‚. Mantap e teman-teman Tabeite

  3. Rating Beritanya jdi Naik..karena Terhipnotis Dgn Judul Beritanya. Tabe Ite Berhasil Menghipnotis Semua Pembaca yg pada akhirnya juga ada Point Positif utk UKI Santo Paulus Ruteng,,, dengan Ulasan Yg Sangat Menarik ttg track record kampus.mantap…….

  4. Jadi penasaran juga dengan judul bacaannya ternyata ulasan serta isinya mengandung makna positif.mantap.πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  5. Ulasannya luar biasa ya… Tadi sy penasaran dengan Judulnya… oas di klick ternyata ulasannya Kuar biasa…. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

  6. Saya membaca judulnya langsung berpikir negatif…eh begitu baca keseluruhan…saya mengangkat jempol πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘isinya bernas..

  7. Trik ini benar2 menginspirasi kita utk selalu berpikir positif dan sabar dlm menanggapi segala sesuatu…terima kasih utk ulasannya dan sukses serta shat sllu utk Penulis…πŸ™πŸ™πŸ™

  8. Keren kak .. saya tadi lsngsung klik krna judulnya .. pas baca pdhal banyak nilai posirifnya … Keren kak banyak jemol untuk ite πŸ˜πŸ™πŸΌπŸ’ͺπŸ’ͺ

  9. Kaget dan penuh penasaraan, Awal pas lihat judul pasti langsung berpikir ada apa nih dengan UKI?,setelah Membaca ternyata di prank dengan judul😁😁😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.