Dosa Terselubung di Toilet Anak Kos

 772 total views,  1 views today


Itok Aman|Redaksi

Setelah sekian lama menjadi anak kos, ada begitu banyak hal yang unik yang kita dapat. Baik hal yang baik maupun hal yang buruk. Hal yang baik? Banyak. Hal yang buruk? Lebih banyak lagi. Secara manusia adalah tempat khilaf dan dosa.

Saya tidak tahu harus memulai dari mana untuk bercerita dengan Anda. Apa kita harus mulai dari nol? Maaf, ini bukan pom bensin! Seperti biasa, memulainya dari kopi sore. Teguk ke berapa? Persetan! Apa sih ini? Ah, intro perlu biar tulisan agak panjang. Suka-suka saya lah! Ckckck

Sambil menikmati kopi sore, saya membayangkan dosa terselubung dalam toilet anak-anak kos. Apalagi kos-kosan yang toiletnya toilet bersama.

Apakah Anda pernah atau sedang atau akan tinggal di kos? Ini adalah dosa terselubung yang nyaris tidak ada makhluk ciptaan Tuhan yang membahasnya. Setiap orang pernah diam-diam menyembunyikan dosanya. Ada cerita yang perlu dikisahkan dan ada pula kisah yang disimpan rapi tanpa perlu diceritakan. Termasuk dosa dalam toilet.

Saat Anda menyimpan kotak sabun Anda dalam kamar mandi, yang di dalamnya ada sikat gigi, pasta gigi, shampoo dan sabun pencuci wajah. Kawan sekamar, tetangga kamar, atau kawan Anda yang datang dari luar dan beberapa hari inap di kosan Anda, meminjam kotak sabun Anda.

Dia mandi dan tanpa sengaja menjatuhkan sikat gigi Anda ke dalam lubang WC. Dia ingin membuang sikat gigi Anda, tetapi merasa sangat khawatir bila Anda marah. Perasaan takut dan rasa bertanggungjawab bergolak saat dia mengoles busa sabun di kepala dan seluruh tubuhnya.

Dia menatap beberapa menit ke arah sikat gigi Anda di lubang WC sambil membayangkan ekspresi wajah Anda saat marah. Marah tapi tidak bisa diungkapkan lewat kata-kata. Secara dia tamu, marah sedikit, Anda sebagai tuan kos akan membuatnya tersinggung dan tidak enak bila karena tragedi itu membuatnya tidak mengunjungi kosan Anda lagi. Bahkan berbuntut panjang sampai tidak saling tegur saat Anda berpapasan di tempat yang lain.

Ketakutan akan hal itu berkecamuk di kepalanya hingga membuatnya lupa menggosokkan sabun pada area istana kerajaan pada bagian tubuhnya. Ketakutan lebih besar. Fix! Dia mengambil sikat gigi Anda dan meletakkannya di tempat yang lebih aman, membilasnya sedikit dengan air agar tidak ada aroma yang menempel pada sela-sela sikat.

Usai ia menyeka tubuhnya dengan handuk, barulah ia menyimpan kembali sikat gigi Anda pada kotak sabun. Ia tahu saat itu ia merasa berdosa. Salah besar. Namun ia berusaha untuk mengembalikan ekspresi wajahnya agar tak terurai ada sebuah persoalan.

Ia keluar dari kamar mandi tanpa beban. Seakan tidak ada peristiwa besar yang menghantam nurani terjadi di dalam sana. Tidak ada yang tahu dan melihatnya. Yang terdengar hanya percikan air dan gesekan sabun di beberapa area berambut. Itu hal biasa.

Ketika Anda mandi, apakah Anda mencium sikat gigi Anda sebelum menggunakannya? Saya yakin, tidak mungkin. Apalagi kalau Anda tinggal di tempat yang berhawa dingin. Apakah Anda merasakan ada hal yang Aneh? Tidak mungkin, sebab sebagian besar manusia di dunia yang fana ini, ketika mandi, pikiran dan imajinasinya bekerja sedikit lebih baik ketimbang saat ia kantuk dan terbaring di tempat tidur.

Terkadang, kita lupa untuk berhati-hati dan waspada. Dan, kita lupa bahwa kejadian ini adalah bagian dari teman memeluk dan membunuh dari belakang. Akan tetapi, percayalah! Semenjak peristiwa itu, ia merasa dirinya pendosa yang bimbang. Entah jujur pada Anda atau mengaku dosanya di hadapan Pastor saat pengakuan.

Selain sikat gigi. Kadang sabun batang juga menjadi letak masalah. Ketika dia mandi, dia lupa membersihkan sabun Anda. Dan, saat Anda yang mandi, barulah Anda melihat beberapa helai rambut atau bulu menempel di sana. Soal ini, Anda sedikit bisa membedakannya. Jika teman Anda berambut lurus, pirang atau tidak berwarna hitam pekat, sedang Anda melihat beberapa helai yang menempel itu keriting dan hitam pekat; fix, Men! Itu bulu. Anda tahu dari mana posisi ia berasal. Silakan menduga-duga sambil menikmati kopi di cangkir Anda yang makin dingin.

Sisakan ampasnya untuk kita merenung, mana yang lebih baik, jujur untuk kebaikan teman atau terpaksa menipu agar tidak ada reaksi buruk yang terjadi? Hidup adalah kemungkinan. Termasuk reaksi orang atas sebuah kesalahan. Entah dia akan marah atau memaafkan Anda, tergantung bagaimana Anda bersikap.

Dosa apa lagi nih Gengs yang kamu bayangkan akan terjadi di dalam kamar mandi? Jangan bilang kalau seorang lelaki remaja yang tega membuang spermanya saat ia tak sempat bermimpi basah atau menonton film atau video bokep. Itu lain kasus, Men! Saya tidak tahu menahu soal kasus yang satu itu.

Ttd:

Pemuda alim yang tak pernah melakukan kesalahan saat di dalam kamar mandi. Dan, selalu setia mencintaimu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.