Foris Yosua, Youtuber Baru Manggarai Bersuara Merdu

1,102 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini


Edisi Redaksi: Apek Avres|Tuapanga

Kalian tidak mengenal Foris Yosua toh? Ya iyalah. Siapa sih dia? wkwkwkw.

Bagi anak Manggarai di Yogyakarta tentu tidak asing. Pemilik suara merdu di setiap acara besar di Yogyakarta salah satunya Foris Yosua. Selain mengisi acara-acara di Yogyakarta, belio juga seorang youtuber dengan subscriber sudah mencapai satu ribu lebih.

Saya mengenal beliau setelah dua minggu tinggal di Yogyakarta. Namanya begitu familiar di antara perkumpulan anak-anak Manggarai. Soal ganteng sih, mungkin sama. Tetapi masalah suara, saya nyerah. Foris Yosua punya karakter suara yang bagaimana-bagaimana begitu. Pokoknya punya tempat tersendiri di hati dan telinga saya lah.

Foris Yosua lahir di Ruteng, 8 September 1995. Belio mulai jatuh cinta pada musik sejak SMP.

“Dulu waktu SMP, saya sering iri liat teman-teman yang sering ikut event-event musik di Ruteng. Dari situ saya kepikiran kenapa saya tidak bisa seperti mereka? Sejak saat itu saya mulai berlatih bermain musik. Alat musik yang saya punya hanya gitar, jadi setiap hari saya hanya berkutat dalam dawai gitar.” Tutur Foris sembari menyeruput kopi di sebuah angkringan di Yogyakarta.

Setelah menamatkan SMP, Foris Yosua bersama kawan-kawannya membentuk sebuah grup band Splash Apro, di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Ruteng. Entah atas nama kebetulan atau apalah, band Splash Apro sering tampil di berbagai event di kota Ruteng.

Berangkat dari pengalaman mengisi acara bersama Splash Apro, setiba di Yogyakarta Foris Yosua membikin sebuah band dengan formasi baru. Band tersebut diberi nama Langke Band. Saat itu Foris Yosua menjadi vokalis. Sayang, Langke ternyata tidak lebih baik dari Spalsh Apro, band semasa di kota Ruteng.

Cukara’a sekali, kan banyak tugas kuliah waktu itu toh. Jadi tah, itu band kandas di tengah jalan, hahahaha.”

Gagal membawa Langke menjadi band yang hebat, tak menyurut kemauan Foris Yosua mengembangkan kecintaannya pada musik. Kemudian Foris Yosua iseng-iseng membuat recording vocal. Niat iseng-iseng ini ternyata mendapat banyak apresiasi dari penikmat youtube.

Banyak lagu yang sudah dicovernya di youtube. Lagu-lagunya variatif. Ada lagu daerah Manggarai seperti, Poti Kose. Lagu Pop Barat seperti, i I Still Love You, Don’t Check On Me, Carry Me Away, I’m So Tired dan masih banyak lagi. Ada juga lagu Sesuatu di Yogyakarta, lagu Cinta karya Panduwinata dan lagu Halu karya Feby Putri. Pokoknya asyik deh. Supaya Anda tidak ketinggalan lagu dan video terbarunya, kunjungi channel Mario Yosua.

Saya menjamin Anda sekalian, baik kaum jomlo atau kaum PHP akan terhibur dengan lagu-lagu yang disajikan Foris Yosua. Mohon subscribenya yah. Jangan lupa bunyikan lonceng notifikasinya juga eee.

Disela-sela tugas kuliahnya yang semakin menyiksa. Belio tetap berjuang untuk menghibur kita dengan lagu-lagu sendunya. Video cover terbarunya berjudul Halu, karya Feby Putri. Harus didengar ya teman-teman yang baik hati dan tidak sombong. Yang LDR kena sasaran. Lagu ini sungguh sangat meyiksa.

“Apa tantangan dari mengembangkan kae pu bakat ini ge?”


“Fasilitas yang terbatas e sen. Ini membuat saya lamban dalam mengembangkan bakat. Pinjam sana-sini, kordinasi ini-itu, pokoknya susah taa. Saya tetap bertahan dalam prinsip saya, apa yang saya bisa lakukan saya lakukan dan tidak mau merepotkan orang lain. Intinya, apa yang membuat saya tetap berkembang, saya lakukan itu,” katanya sambil mengernyitkan dahi.

Semoga senandung merdumu semakin menggema di Manggarai sana ya. Mereka belum terlalu mengenalmu. Nama Rensi Ambang, Bona Jemarut, Erphin Dion, dan lain-lain saja yang mereka kenal. Semoga dengan mencantumkan ngasang de kae one tabeite.com, kae semakin mereka kenal dan semakin menikmati lagu-lagunya kae. Salam hormat!!


“Apek, saya siap buat lagu sendiri su e, katanya ditepi ujung perbincangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *