Gazpar Araja Musisi Unik Flores yang Mendunia

873 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini


Edisi Redaksi|Penulis: Popind Davianus|

Kita rehat sejenak dari ingar-bingar pemberitaan Betrand Peto dan Johnny G Plate. Beri kesempatan Adik Betrand untuk fokus dengan PR matematikanya, juga biarkan Bapak Johnny G Plate menyusun program kerjannya untuk masa mendatang. Gaes, pada titik tertentu manusia butuh ketenangan. Oleh sebab itu, biarkan dua putera terbaik Flores, Nusa Tenggara Timur ini menenangkan diri. Jangan diusik terus!!

Sekarang waktu yang tepat untuk mengusik aktivitas putera hebat lainnya dari Flores. Pada kesempatan yang sedikit tidak berbahagia ini saya, tuagolo tabeite, ingin bercerita panjang lebar kali tinggi tentang musisi unik dari Flores, Gazpar Araja.

Sebagaimana musisi pada umumnya, Gazpar Araja hanya nama panggung dari nama asli pemberian orangtua, Gaspar Aloysius Raja. Dan karena terlahir sebagai seorang Katolik, Aloysius adalah nama santu, tentunya. wkwkwkwkw  

Sapaan akrab daku e ase, Gapak,” seru kae Gazpar Araja via Whatsapp. Kalau chat di Whatsapp,  fine fine saja sa panggil kae Gapak, tapi karena sudah di tabeite, sampai artikel ini selesai saya tulis, saya tetap konsisten memanggil musisi unik ini, Gazpar Araja.

Gazpar Araja lahir di Borong, 6 Januari 1986. Cie Manggarai Timur, ehem ehem ehem. Sekalipun lahir di Borong, Manggarai Timur, ke dua orangtua Gazpar Araja berasal dari Nagekeo.

Lovely anafai is Nona Mogi from Nagekeo dancing tea eku she is so beautifull. Dalam penggalan lirik lagu Om Ivan Nestroman ini, disebut Nona Mogi berasal dari Nagekeo. Atau jangan-jangan, Gazpar Araja dengan Nona Mogi, istrinya Om Ivan Nestroman memiliki hubungan keluarga?  Tidak salah dong kalau Gazpar Araja juga hebat bermusik. Eh tunggu dulu. Yang instan itu hanya mie dalam kemasan. Gazpar Araja memiliki kisah unik hingga sampai pada titik ini.

Gazpar Araja memulai pendidikan formalnya di SDK Bugis, Borong. Kemauan bermusiknya baru lahir sejak masuk Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Seminari Pius XII Kisol, tahun 1998. Di tahun ini gaes, saya baru berumur satu tahun. Aish.

“Awalnya saya lihat kaka kelas main gitar, lalu belajar pada mereka. Tetapi saya lebih ke dengar dan belajar sendiri sebenarnya”

Saat memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA) di Seminari Kisol, Gazpar Araja sudah dijuluki gitarisnya seminari.

“Dari SMP sampai kuliah ase, saya dikenal sebagai gitaris,” jawab kae Gazpar Araja melalui Whatsapp di sela-sela ngamen malam itu di salah satu kafe di Jakarta.

“Terus kae kuliah di institut seni di mana setelah tamat dari Seminari Kisol”

“Saya kuliah di STFK Ledalero ew ase,” jawab Gazpar Araja lengkap dengan emot tawa terbahak-bahak.

Jawaban Gazpar Araja melenceng dari dugaan saya sebelumnya. Melihat rambut gondrong Gazpar Araja di tivi-tivi nasional itu, membawa saya kepada sebuah kesimpulan bahwa beliau kalau bukan alumnus Institut Seni Yogyakarta pasti alumnus SENDRATASIK UNWIRA Kupang, eh tahu-tahunya Gazpar Araja seorang sarjana Filsafat.

Hanya saja, saat Tahun Orientasi Pastoral (TOP) tiba, Gazpar Araja ditempatkan di UNWIRA Kupang oleh STFK Ledalero. Karena berjiwa musik, di UNWIRA Kupang, Gazpar Araja menggunakan kesempatan TOP ini untuk belajar bermain musik Sasando.

“Saya hanya lihat Bapak Habel Edon bermain Sasando, kemudian saya ikut”

“Autodidak eme gitu tah kae e?”

Eng ta ase. Boleh dibilang begitu lah”  

Dari melihat Bapak Habel Edon bermain Sasando itulah yang kemudian mengantar Gazpar Araja menjadi musisi beken di Indonesia.

Pada tahun  2012, Gazpar Araja merantau ke Jakarta. Sebelum fokus menjadi seorang musisi, beliau sempat menjadi guru di Jhon Paul School, Bekasi. St Peter School, Kelapa Gading. Dan terkahir di Don Bosco, Jakarta Timur.

Setelah malas menjadi pengajar tetap di sekolah, Gazpar Araja kemudian fokus bermusik.  Pada tahun 2016, beliau membuka kelas privat musik Sasando di Merayu Kembangan, Jakarta Barat. Sampai saat ini Gazpar Araja sudah memiliki belasan murid yang belajar musik Sasando. Termasuk salah satunya Marie Jolene, Miss Internasional Indonesia. Saat ini Marie belajar musik Sasando bersama Gazpar Araja sebagai persiapan mengikuti event internasional di Jepang.

“Kae, cantik sekali itu Marie e. Boleh kasih salam kah?”

Asi tah ase ae. Kong belajar Sasando di hia

Marie Jolene, saat dilatih Gaspar Araja bermain Sasando

Sebagai bentuk kecintaan terhadap musik Sasando, Gazpar Araja juga memperkenalkan musik Sasando lewat Sasando Goes To School di wilayah JABODETABEK. Kegiatan memperkenalkan Sasando dari sekolah ke sekolah ini tidak dipungut biaya sama sekali. Kegiatan ini murni sebagai bentuk ekspresi kecintaan terhadap musik dari Nusa Tenggara Timur.  Selain itu, Gazpar Araja juga sering diundang mengisi acara di beberapa stasiun televisi nasional. Kurang keren apa lagi coba?

“Kae pernah touring ke luar negri juga?”

“Pernah e ase, Ke Hongkong & Riyadh, Arab”

 Hingga saat ini, Gazpar Araja sudah merilis 2 album, Tuhan Jawabanku (2011) dan Save Our Nature, Save Our Life (2013). Dan beberapa single seperti, Pacar kamu, Masih Cinta, Save Pede, Lagu untuk Intan, Mereka Saudara Kita, Enu Mondo dan Untukmu Negeriku.

Album dan single Gazpar Araja tersebut menceritakan banyak hal. Seperti Album Our Nature, Save Our Live. Di dalam album tersebut terdapat lagu tentang Rana Mese dan Cepi Watu yang musiknya adalah perpaduan antara musik modern dan musik etnik. Sedangkan single, Lagu Untuk Intan didedikasikan untuk seorang anak kecil tak berdosa yang menjadi korban bom di Samarinda

“Kae ada pesan untuk anak-anak di NTT dan musik Sasando?”

“Saya berharap kah ase, untuk alat musik tradisional, sebenarnya bukan hanya Sasando. Musik-musik tradisional di Nusa Tenggara Timur, banyak sekali. Kalau tidak dilestarikan tentu akan punah. Dan yang melestarikannya ya kita, tidak ada orang lain lagi. Sebagai anak NTT kita harus percaya diri, harus jadi diri sendiri. Harus tampil dengan budaya yang kita miliki. Seperti saya misalnya, kalau mau nyaman, saya jadi guru saja sudah cukup. Tapi tidak asyik ase, masa masih muda sudah merasa nyaman. Kita harus terus mencari tantangan baru.”

Jangan lupa juga subscribe channel youtube Araja channel. Di sana kontennya menarik.

1 thought on “Gazpar Araja Musisi Unik Flores yang Mendunia

  1. Saya sangat apreasiasi dgn tulisan ini e ase. Penong berkak de Morin latang te Ite agu Ase Gapak….tetangga daku ce pastoran Borong. Tabe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *